cerpen hubungan manusia dengan kasih sayang

Datang nya cinta memang sesuatu yang sangat tidak di duga-duga.  Awalnya fifah, teman aku sms kalau temen dia ada yang mau minta nomer hp dan kenalan sama aku, yang ada dipikiran aku oke aja lagian nambah temen apa salahnya? Iya ga? J Tapi waktu aku tanya siapa yang minta nomer aku dia cuma bilang “liat aja ntar juga kamu bakal tau sendiri”, penasaran sih sebenernya tapi yaudahlah ga usah dipikirin nanti juga ketauan siapa orangnya.

Setelah beberapa jam tepatnya malam itu, hp tiba-tiba berdering dengan nada suara pesan singkat yang masuk, tapi ternyata nomer  itu belum pernah aku kenal sebelumnya. Tapi sebenarnya waktu itu aku udah berpikiran kalau “dia” yang dimaksud fifah tadi, dan ternyata feeling aku benar. Ternyata nama dia onggo, mendengar namanya saja sudah cukup  asing buat aku, tapi ternyata sebenarnya aku udah pernah liat dia sebelumnnya, tapi waktu itu aku cuma sebatas tau muka aja tapi aku ga tau siapa nama dia.

Smsan disetiap malam pun berlanjut setiap harinya, tapi waktu itu aku ngerasa biasa aja sama dia cuma sebatas temen smsan aja ga ada yang lebih. Namun, setelah lebih dari dua minggu berlalu ternyata dengan tiba-tiba dan dengan nada malu-malu ternyata dia ngungkapin perasaannya sama aku, tepatnya hari sabtu, 1 oktober 2011 didepan kelas 12ipa5 . waktu itu aku sempet bingung mau jawab apa, tapi saat itu aku kepikiran sama apa yang dibilang  sahabat  aku kalo dia orang nya baik dan ga akan bikin aku kecewa (sebelumnya aku sering cerita tentang dia sama sahabat aku dikelas) . Dan atas saran dari sahabat aku itu lah akhirnya aku terima dia, akhirnya kita resmi dapet predikat “jadian”. Itu menjadi hal yang ga di duga-duga sebenernya😀

Di awal-awal bulan pertama  kita jadian emang masih keliatan banget asingnya, sebenernya selama 2 minggu aku smsan sama dia itu bukan waktu yang lama untuk mengenal pribadi dia yang sebenarnya makanya aku masih malu-malu kalo deket dia. Yaaaah namanya juga masih baru hehehe

Namun lama kelamaan aku mulai nyaman sama dia, ternyata benar apa yang dibilang sama temen-temen aku kalau ternyata dia sangat baik. Saat itu aku berpikiran  “ kalau aku ga salah karena nerima dia” J

Setelah berbulan-bulan kita resmi “jadian”  tiba-tiba kita harus dihadapkan dengan pilihan yang sangat sulit,karena pada saat itu kita sama-sama kelas 12 SMA otomatis setelah selesai UN kita harus berpisah dan harus menjalani LDR (hubungan jarak jauh).  Mendengar kata “LDR (Long distance relationship}” aja aku udah berpikiran apa bisa ngejalanin hubungan jarak jauh itu? Tapi untung nya dia bisa yakinin aku buat tetep yakin sama hubungan kita walaupun harus ngejalanin LDR . Yang aku tau tentang LDR adalah banyak orang yang menjalani hubungan jarak jauh tersebut tetapi kebanyakan dari mereka yang selesai ditengah jalan karena kurangnya komunikasi dan sebenarnya itu yang membuat aku ga yakin buat ngejalanin LDR. Dan ternyata benar saja setelah melewati UN  LDR sudah ada didepan mata dan itu akan menjadi sebuah kenyataan. karena setelah UN aku harus pindah rumah ke tangerang.

 Diawal kita ngejalanin LDR adalah di bulan ke 7 masa pacaran. Waktu itu aku cuma bisa tau kabar dia, kesibukan dia dan hal lainnya hanya dari SMS untuk telpon-telponan aja itu udah menjadi sesuatu yang jarang kita lakuin. Tetapi pada saat itu untungnya aku masih bisa setidaknya sebulan sekali untuk ketemu dia karena aku masih  bolak-balik Tangerang-Cirebon untuk urusan SNMPTN dan ijazah yang belum selesai setidaknya masih ada waktu untuk aku dan dia ketemu walaupun hanya di waktu yang sempit.

Tangerang-cirebon sebenarnya tidak terlalu jauh, tetapi ternyata semakin lama jarak aku dan dia semakin jauh karena ternyata dia harus melanjutkan kuliah nya di purwokerto sedangkan aku harus melanjutkan kuliah didepok. Tapi waktu itu aku masih yakin kalau hubungan aku sama dia bakal terus berlanjut karena aku masih tetap nyaman dengan dia walaupun harus menjalani hubungan jarak jauh dan dia juga bisa lebih ngeyakinin aku untuk tetap bertahan. Disela-sela percakapan aku dengan dia di pesan singkat dia pasti selalu kasih aku nasehat untuk tetep bisa ngejalanin hubungan ini, aku ga boleh lirik sana sini dan nasehat-nasehat lainnya yaa yang tujuannya emang buat kebaikan hubungan kita juga.

Sebelum jadwal perkuliahan aku dan dia dimulai, kita masih punya  waktu buat ngasih kabar satu sama lain walaupun ga sesering dulu tapi ternyata ketika perkuliahan sudah di mulai komunikasi kita yang sebelumnya memang sudah sedikit berkurang kini makin berkurang. Dari yang sering menjadi jarang sekali. Dan ternyata puncaknya adalah ketika hubungan kita akan genap 1 tahun, sebenarnya aku menunggu ucapan spesial dari dia tapi tepat tanggal 1 oktober ternyata sms dari dia baru muncul pagi harinya dan isi sms annievesarry itu pun biasa aja ga ada yang spesial sama sekali.

Saat itu aku udah ngerasa ada yang aneh dari dia dan ternyata benar 2 hari setelah hubungan aku dengan dia genap 1 tahun, tiba-tiba dia sms dengan menanyakan hal yang tidak seperti biasanya. Sempet terselip dipikiran aku kalau memang dia benar-benar akan mengakhiri hubungan ini? Dan ternyata apa yang aku pikirkan malam itu benar benar terjadi, malam itu dia mengatakan kalau dia benar-benar  ingin mengakhiri hubungannya dengan aku alasannya adalah itu semua demi kebaikan kita berdua, jarak aku sama dia sekarang udah semakin jauh, waktu untuk bertemu juga semakin sempit, dan untuk berkomunikasi pun semakin sulit yang katanya karna kesibukan dia. Yaaa saat itu aku coba terima alesan dia dengan lapang dada walaupun sebenarnya pada saat itu aku ga begitu terima dengan keputusan dia. Setelah sehari berakhirnya hubungan aku sama dia, aku masih merasa kalau dia masih ada buat aku karna kata “sayang” yang biasa dia ucapkan disms pun terkadang masih terselip dipesan singkatnya. Namun hari-hari berikutnya aku baru merasa kalau dia sekarang benar-benar udah harus ngelupain dia.

Setelah hampir seminggu  hubungan aku dan dia berakhir, aku pengen banget menceritakan semua nya sama zulfi dia temen aku yang paling tau bagaimana hubungan aku sama onggo selama ini. Hari sabtu selesai kulia, aku bela-belain buat pergi ke kostan zulfi. Namun, ketika diperjalanan menuju kostan zulfi  ga sengaja aku membuka akun twitter dan ternyata waktu itu “dia” sedang mention-mentionan dengan temannya dan secara otomatis percakapan mereka nongol di Timeline, sebenarnya aku udah males melihat nama akun dia nongol di TL karena semakin sering nama dia muncul di TL  semakin sulit untuk aku buat ngelupain dia. Tapi secara ga sengaja aku membaca mention dia dengan teman-temannya, ketika aku membaca mention mereka aku ngerasa ada yang aneh dengan apa yang sedang mereka bicarakan tapi aku coba untuk tidak berpikir terlalu jauh .

Setelah sampai dikosan, zulfi langsung bertanya tentang bagaimana semuanya yang terjadi antara aku sama “dia” tapi aku Cuma jawab “ya gitu fi”, tapi dengan nada penasarannya zulfi terus bertanya gimana ceritanya ini semua bisa terjadi, akhirnya aku ceritain semuanya sama zulfi. Aku juga tunjukin semua sms yang  dikirim sama “dia” waktu itu, tapi ternyata tiba-tiba waktu itu zulfi keceplosan mengatakan sesuatu sama aku  tapi dia ga mau menceritakan semuanya. Tapi setelah aku paksa dan aku yakinin kalau aku tidak akan kenapa-kenapa denger ceritanya akhirnya dia mau menceritakan semuanya. Saat mendengarkan cerita itu seketika aku merasa kalau selama ini alesan onggo waktu bilang kalo dia mau mengaikhiri semuanya itu bohong alias bulshit. Ternyata selama ini dibelakang aku  dia ”menyukai” cewe yang ternyata kaka tingkatnya sendiri. Marah, emosi udah jadi satu, ga habis pikir dengan apa yang dia lakuin. Selama ini dia yang selalu ngingetin aku jangan lirik sana sini  tapi ternyata dia sendiri yang ngelakuinnya dia udah menghianati kepercayaan yang aku kasih ke dia selama ini. Sejak saat itu rasa sayang masih ada dihati aku seketika berubah menjadi rasa benci yang sangat mendalam. Namun ketika rasa benci itu sudah menggantikan rasa sayang yang dulu ada semakin mudah buat aku untuk melupakan dia. Aku berpikir, dulu dia pernah merasakan bagaimana rasanya dikhianati oleh pasangannya sendiri, seharusnya dia tau bagaimana sakit nya. Tapi sekarang dia malah melakukan hal yang sama sama aku, cuma bisa berharap nantinya “dia” bisa mendapatkan balasannya yang lebih dari ini karna “dia” udah nyia-nyiain kepercayaan yang udah aku kasih sama dia!🙂

by: rifka putri kusuma

Review video “Membeli Waktu”
Video “membeli waktu” menceritakan tentang sebuah keluarga yaitu seorang ayah, ibu dan seorang anak perempuan satu-satunya yang masih duduk dibangku sekolah di Sekolah Dasar. Sebenarnya mereka adalah keluarga yang utuh, namun lama kelamaan sang ayah ternyata lebih sibuk dengan urusan pekerjaannya, sampai-sampai tiap malam anaknya selalu menanyakan tentang ayah nya yang tidak kunjung pulang dari tempat kerjanya. Sang ibu meyakinkan anaknya jika ayah nya bekerja juga demi masa depan ia yang ingin menjadi seorang dokter. Namun lama kelamaan anak tersebut semakin merindukan kehadiran ayah nya, kemudian iya berpikir bagaimana caranya ia bisa sebentar saja menghabiskan waktu dengan ayahnya. Kemudian ia berpikir mungkin dengan membeli waktu sang ayah ia akan bisa menghabiskan waktu nya dengan sang ayah walaupun hanya setengah jam saja .
Video tersebut memberikan gambaran bahwa setiap anak pasti memiliki keinginan untuk selalu mendapatkan kasih sayang yang lebih dari kedua orang tuanya, seharusnya sesibuk apapun orang tua bekerja ia harus tetap bisa menyediakan sedikit waktu luangnya untuk bermain dengan anaknya atau pun menghabiskan sedikit waktu bersama keluarganya. Jangan sampai bekerja sampai larut malam di jadikan alasan untuk tidak bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dirumah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s