NETIQUETTE

Kali ini kita akan membahas mengenai Netiquette. Apasih yang dimaksud dengan neiquette dan apa kegunaan dari netiquette. Langsung saja yaaaa. Dari artikel yang saya baca Netiquette dapat diartikan sebagai Internet Etiquette atau Social Network Etiquette. Netiquette merupakan sebuah aturan dalam berinternet, pada umumnya diera modern ini semua orang pasti menggunakan internet dalam berbagai kegiatannya dari mulai pekerjaan, mencari sumber informasi, berinteraksi dengan teman, dan banyak lagi. Oleh sebab itu diperlukan aturan dalam berinternet agar pengguna mengetahui bagaimana batasan dan cara yang benar dalam menggunakan atau memanfaatkan internet dengan baik.

Flaming

“Flaming merupakan tindakan provokasi, penghinaan, mengejek, atau komentar kasar yang menyinggung pengguna lain”. Didalam dunia maya, kita bebas memberikan komentar ataupun saran kepada seseorang, namun kita harus tetap memperhatikan komentar kita tersebut. Jangan samapai apa yang kita ucapkan atau kita ungkapkan di dunia maya bisa menjadi tindakan provokasi yang negatif. Misalnya kita dengan sengaja memberikan komentar yang kasar dan menyinggung pengguna lain karena dengan melakukan hal tersebut sama saja kita melakukan flaming. Flaming didunia maya sangat dilarang

Trolling

Trolling di dunia nyata memiliki arti yang berbeda dengan trolling di dunia maya. Di dunia nyata trolling diartikan sebagai “memancing”, sedangkan didunia maya  trolling diartikan sebagai seseorang yang mempostingkan tulisan atau pesan menghasut dan tidak relevan dengan topik yang dibicarakan di komunitas online seperti forum, chatting, dan bahkan blog. Orang yang melakukan trolling disebut troller. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya pada tema etika menulis di blog, pasti kita sudah mengerti apa yang harus kita lakukan pada saat kita akan memposting sebuah tulisan di blog. Tulisan tersebut tidak boleh menyinggung atau menghasut orang lain, pada saat akan memposting sesuatu kita harus menggunakan nalar kita dengan baik.

Junking

Junking adalah tindakan memposting sesuatu yang tidak bergguna saat berforum di internet seperti foto, video, tulisan di media internet. Saat ini banyak sekali para pengguna internet pada saat sedang menggunakan media internert, mengupload  foto ataupun video yang seharusnya tidak mereka upload. Seperti yang baru-baru ini adalah adanya video seorang polisi yang sedang bermabuk-mabukan di suatu acara yang sebenarnya tidak layak untuk dilihat dan disebar luaskan.

Terdapat beberapa pedoman dasar dalam Etika yang disebut oleh Rinaldy (1996) sebagai “The Ten Commandment of Computer Ethics, yaitu:

1. Tidak menggunakan komputer untuk merugikan orang lain.

2. Tidak mengganggu komputer orang lain.

3. Tidak mengintai file orang lain.

4. Tidak menggunakan komputer untuk mencuri.

5. Tidak menggunakan komputer untuk mengucapkan saksi dusta.

6. Tidak menggunakan atau menyalin perangkat lunak bajakan.

7. Tidak menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisasi.

8. Tidak mencuri hasil karya orang lain.

9. Berpikir tentang konsekuensi sosial dari program atau posting yang Anda tulis.

10. Menggunakan komputer dengan cara bijak dan dengan rasa hormat pada pengguna lain.

Dari berbagai buku maupun jurnal-jurnal ilmiah yang dipublikasikan di media online, baik yang dipublikasikan secara terbuka maupun secara tertutup (seperti di Proquest, Ebsco, maupun portal jurnal online lain) terdapat beberapa panduan Netiket, yang dapat diringkas ke dalam beberapa poin penting.  Virginia Shea (1994) pernah menulis buku khusus dengan judul “Netiquette” bisa dibaca offline di perpustakaan, bahkan ia membagikan bukunya secara gratis. Virginia Shea menulis 10 pedoman dasar mengenai Netiket. Berikut ini adalah ringkasan dari pedoman netiket yang disarikan dari buku Virginia Shea dan dari beberapa jurnal penelitian:

1. Pikirkan dulu sebelum posting (Think first before posting)

Karakteristik sebuan pesan atau tulisan di dunia maya yaitu dapat disalin dan diteruskan secara cepat. Pertimbangan yang matang sebelum menulis mutlak diperlukan agar tidak terjadi dampak yang tidak diinginkan. Hindari menulis di saat kesal atau marah. Lebih baik menunggu satu hari atau beberapa saat dari pada menulis atau menjawab komentar secara tergesa-gesa.

2. Tulis judul posting dan komentar dalam huruf  besar dan kecil

Huruf KAPITAL semua (uppercase) akan dipersepsi oleh orang lain seperti “BERTERIAK”, sementara jika huruf kecil semua akan menyulitkan untuk dibaca.

3. Hindari singkatan alay

Singkatan ini mungkin umum digunakan seperti “Pls, fwd, asap ” dan sejenisnya, tapi tidak semua orang faham.

4. Menulis dan berkomentar secara singkat dan fokus

Menulis atau berkomentar secara singkat dan fokus memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada ngalor-ngidul, ingin semua dibahas, menjadi tidak fokus. Singkat bukan berarti satu atau dua kata saja, tetapi fokus pada apa yang hendak disampaikan dengan bahasa yang singkat dan mudah dimengerti oleh semua orang. Ingatlah, bahwa manusia hanya akan mengingat kata terakhir saja atau kata yang menurutnya penting saja sebagai kata kunci dalam merespons. Gunakan spasi dan baris dengan baik untuk dapat menekankan informasi mudah untuk dibaca.

5. Hindari smiley atau emoticon

Tidak semua orang faham dengan arti dari sebuah emoticon. Seperti diungkapkan oleh Scheuermann (1997), emoticon dengan “gambar kepala orang yang sedang mengisap rokok” misalnya, si pembaca akan bertanya-tanya “apa maksudnya dari ini”? Saya juga tidak tahu sampai saat ini apa arti dari emoticon itu.Emoticon sangat sedikit yang dapat dimengerti, kebanyakannya membingungkan. Banyak cara yang lebih baik untuk menyampaikan perasaan daripada dengan sebuah emoticon.

6. Hindari flaming

Pedoman ini adalah “Golden Rule“, aturan utama dalam netiket. Flaming secara mudahnya dapat diartikan penghinaan atau komentar kasar terhadap orang lain. Flaming juga dapat berarti lari dari substansi atau fokus diskusi.  Secara lebih luas flaming adalah tindakan provokasi, mengejek, ataupun penghinaan yang menyinggung pengguna lain.

Menurut Virginia Shea, flaming dalam sebuah diskusi bisa berarti “perdebatan sengit” (istilah kitanya mungkin “debat kusir”). Flaming dalam arti debat, menurut Shea, kalaupun hendak mendebat hindari mendebat secara membabi-buta. Hindari mendebat pada pemula ataupendatang baru yang mungkin berstatemen agak “bodoh”. Karena mungkin ilmunya masih terbatas atau belum mempelajari karakteristik dari forum yang ia ikuti. Debat kusir tidak akan mencerminkan bahwa “Anda populer” atau “Anda pintar”, justru mendebat dengan membabi buta seringkali menyebabkannya terjebak pada komentar yang “bodoh” (poorly executed flames). Dalam buku Netiquette diingatkan bahwa, “Remember that a poorly executed flame is worse than no flame at all” (silahkan diartikan, saya susah untuk mencari padanan katanya).

7. Hindari sikap mudah tersinggung

Beberapa pesan berupa posting atau komentar mungkin tidak bermaksud untuk menggoda atau mencemooh.

8. Hindari sikap atau kata-kata yang menggurui

Jauh lebih baik untuk menulis argumentasi dengan alasan yang logis daripada berkhotbah.

9. Memaafkan kesalahan orang lain

Memaafkan bukan hanya di dunia nyata tetapi juga penting di dunia maya. Tentang ini saya rasa tidak usah dijabarkan lebih lanjut.

10. Kenali audiens

Posting dengan maksud yang benar tetapi disampaikan pada saat yang tidak tepat akan memicu pertengkaran. Hal ini karena penulis gagal memahami audiens dari tulisannya.

Jadi, intinya adalah kita sebagai para pengguna dunia maya atau dunia internet harus pintar-pintar berpikir, menggunakan nalar kita dengan baik pada saat kita akan mengunggah atau memposting sesuatu baik itu sebuh foto, video ataupun tulisan di internet. Jangan sampai apa yang kita posting, malah membuat orang lain merasa tersinggung karena hal tersebut akan menimbulkan dampak yang buruk juga untuk diri kita sendiri. Misalnya saja orang yang merasa tersinggung dengan apa yang kita posting di blog kita, kemudian mereka merasa tidak terima mereka bisa saja melaporkan kita kepada pihak kepolisian. Intinya sebelum melakukan sesuatu hal sebaiknya kita pikirkan terlebih dahulu baik-baik apa saja dampak yang dapat ditimbulkan dari apa yang kita lakukan tersebut. BE SMART USER GUYS!!!!!

 

sumber :

http://lianurbaiti.wordpress.com/2013/10/03/netiquette-flaming-trolling-junking/

Kelompok 4:
Natasiawairissal
Nurul fatikah
Qisthi maya
Rifdaturahmi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s