Pendekatan humanistic-eksistensial

Pendekatan Humanistic-eksistensial

Pendekatan humanistic-eksistensial menekankan pada renungan-renungan filosofis tentang apa artinya menjadi manusia yang utuh. Banyak ahli psikologi yang berorientasi eksistensial yang mengajukan argumen menentang pembatasan studi tingkah laku manusia pada metode-metode yang digunakan oleh ilmu pengetahuan alam. Tujuan dasar dari banyak pendekatan psikoterapi adalah membantu individu agar mampu bertindak, menerima kebebasan dan bertanggung jawab untuk tindakan-tindakannya. Terapi eksistensial, berpijak pada premis bahwa manusia tidak bisa melarikan diri dari kebebasan dan bahwa kebebasan dan tanggung jawab itu saling berkaitan. Dalam penerapan-penarapan terapeutiknya, pendekatan humanistic-eksistensial memusatkan perhatian pada asumsi-asumsi filosofis yang melandasi terapi. Pendekatan humanistic-eksistensial menyajikan suatu landasan filosofis untuk orang-orang dalam hubungan dengan sesamanya yang menjadi ciri khas, kebutuhan yang unik dan menjadi tujuan konselingnya dan yang melalui implikasi-implikasi bagi usaha membantu individu dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan dasar yang menyangkut keberadaan manusia.

Referensi :
Corey, G. (2007). Teori dan praktek konseling dan psikoterapi. Bandung: Refika Aditama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s